Pemanasan sebelum melakukan suatu
kegiatan olahraga sangat penting. Dalam setiap kesempatan saya selalu
mengingatkan pada peserta didik untuk melakukan pemanasan sebelum olahraga,
terutama olahraga yang banyak melakukan mobilitas dan ledakan-ledakan otot
secara tiba-tiba dan konstant. Contohnya sepak bola, futsal, basket. Selain
untuk menyiapkan tubuh, pemanasan berguna untuk meminimalisir terjadinya
cidera. Disisi lain pemanasan juga dapat menyiapkan organ jantung dan paru-paru
untuk berkontraksi lebih dari biasanya. Dari segi mental, kita akan merasa siap
untuk menghadapi semua kegiatan atau gerakan yang akan kita lakukan.
Saya tidak tahu pasti kebutuhan
pemanasan bagi para peserta didik saya, karena bagi yang doyan olahraga 10
menit saja cukup bagi mereka. Karena saya yakin mereka akan melakukan pemanasan
dengan serius, lain halnya dengan mereka yang kurang tertarik dengan olahraga.
Setiap gerakan pemanasan yang mereka lakukan hanya sekedarnya. Bagi yang pemanasannya
hanya sekedarnya, saya selalu memberi mereka perhatian khusus. Kadang saya
tatap secara terus menerus atau kadang saya berdiri disampingnya sambil memberi
suport.
Pemanasan yang saya berikan
kepada peserta didik bervariasi. Kadang saya beri mereka pemanasan statis,
dinamis atau dengan senam irama. Joging 5 menit menjadi hal wajib dalam
pemanasan yang saya berikan. Alasannya adalah, jika mereka yang tidak terlalu
menyukai olahraga setidaknya mereka mengolah tubuh dengan kegiatan yang cukup
menguras energi sehingga bermanfaat bagi mereka. Jadi mereka akan tetap
mendapat manfaat meski tidak terlalu menyukai olahraga. Joging merupakan
olahraga yang ringan, mudah namun besar manfaatnya bagi daya tahan tubuh.
Ketika pertama kali saya
menerapkan pemanasan seperti ini, saya mengira akan mendapatkan reaksi negatif
dari peserta didik. Ternyata anak-anak sangat antusias untuk menjalaninya,
bahkan mereka minta tambah. Tapi tidak saya turuti karena selain masalah waktu,
saya tahu bahwa diantara mereka banyak
yang belum terbiasa mengolah tubuh dengan durasi yang cukup lama dan secara
terus menerus. Disemester dua saya berani memberi durasi selama 5 menit karena disemester
satu mereka melakukannya juga namun hanya selama 3 menit.
Pada materi senam lantai,
pemanasan yang saya berikan berbeda dengan materi olahraga lainnya. Selain durasi
waktu yang lebih lama, gerakannya juga lebih banyak. Gerakan senam lantai
membutuhkan kelentukan yang maksimal dari tubuh, jadi kelentukan tubuh wajib dipanaskan
sepanas-panasnya untuk menghindari cidera.
Sekian ulasan saya tentang
pemanasan yang saya lakukan ketika mengajar, mudah-mudahan bermanfaat bagi yang
membaca. Kalau ada masukan silahkan komen di bawah. Kurang lebihnya, mohon
maaf. Terima kasih
No comments:
Post a Comment
Terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar