Kebugaran jasmani merupakan salah satu unsur yang wajib
dimiliki setiap orang dalam menjalankan aktifitasnya. Banyak pemahaman tentang
kebugaran jasmani, dan banyak cara pula bagi setiap orang untuk mencapainya.
Kebugaran
jasmani menyangkut banyak hal dalam tubuh kita, tidak melulu soal daya tahan
dan kekuatan tubuh namun juga tentang kesiapan otot, organ tubuh (jantung,
paru-paru) dan secara psikologis membuat pelakunya akan merasa lebih siap dan mantap
menjalani berbagai kegiatan. Bandingkan jika kita dalam keadaan tidak bugar,
bukan hanya tubuh saja yang merasa tidak nyaman namun pikiran kita pun akan
selalu ada perasan tidak bersemangat dalam melakukan berbagai kegiatan.
Kebugaran
jasmani dalam mata pelajaran olahraga yang saya ajarkan disekolah, menjadi
kunci untuk melakukan berbagai macam materi yang telah saya siapkan bagi
peserta didik dan akan memberi tambahan hal baik bagi siswa dalam belajar
dikelas. Saya selalu mengingatkan bagi para peserta didik bahwa kebugaran
jasmani itu seperti bahan bakar untuk melakukan kegiatan belajar, baik
disekolah, ekstra maupun diluar sekolah.
Sebuah contoh saya berikan pada para anak didik yang menurut
saya membantu mereka memahami kegunaan dari kebugaran jasmani. Mereka akan saya
minta untuk mengingat atau menyebutkan siapa idola mereka dalam dunia olahraga,
setelah itu saya akan bertanya pada mereka. “Mengapa kalian mengidolakannya?”.
Kebanyakan dari mereka akan menjawab kemampuan atau skill idolanya tersebut.
Lalu saya tanya lagi, “Apa yang membuat mereka mampu melakukan itu?”, maka
mereka akan menjawab “latihan, bakat dll”. Disini kesempatan bagi ikta untuk
menjelaskan apa itu Kebugaran jasmanai dan manfaatnya.
Untuk merealisasikannya, maka saya mengambil pertemuan ke-1
sampai ke-3 untuk fokus pada materi kebugaran jasmani. Pada pertemuan yang ke-3
saya melakukan tes yang hasilnya akan saya bandingkan dengan tes kebugaran
jasmani disemester sebelumnya. Biasanya tes yang saya lakukan berupa joging 5 menit (kelas 4-6), sprint 50 meter, push up
1 menit (kelas 4-6), sit up 1 menit (kelas 4-6). Beberapa variasi tes lainnya
adalah lari bolak-balik 1 menit (kelas 4-6), jumping jack 1 menit (kelas 4-6)
back up 1 menit (kelas 4-6).
Dari segi
fisik, tes tersebut dapat memberikan dampak yang baik bagi kebugaran jasmani
peserta didik, dari segi administrasi guru akan memberik kita tambahan kuota
nilai sebagai laporan pertanggung jawaban kepada orang tua murid. Tapi perlu diketahui, sebelum rangkaian
materi kebugaran jasmani sampai pada puncaknya yaitu tes kebugaran jasmani. Saya
memberi materi yang tidak terlalu berat dalam pertemuan pertama mengingat
mereka baru saja libur panjang. lalu meningkat dipertemuan kedua serta jangan
lupa untuk memberi wejangan-wejangan yang memotivasi peserta didik.
Dasar
dari materi kebugaran jasmani yang saya berikan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia
(TKJI), silahkan googling. Namun saya sedikit melakukan modifikssi dalam durasi
maupun variasi gerakan. Hal ini saya lakukan karena dalam tes kebugaran jasmani
disemester sebelumnya, anak peserta didik merasa kurang dalam segi bobot maupun
tantangannya. Tapi modifikasi tes ini saya sertai latihan-latihan dalam
pertemuan 1 dan 2 sebagai antisipasi terjadinya risiko cidera pada anak didik.
Sekian
dari saya untuk mengulas kegiatan mengajar saya dipertemuan 1-3 ini. Semoga tulisan
ini sedikit banyak memberi inspriasi bagi pembaca. Mohon maaf jika ada
kesalahan dalam penulisan dan kata-kata. Terima kasih.
No comments:
Post a Comment
Terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar